Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Tuesday, April 28, 2009

Yuk, Cegah DBD dengan Tanaman Antinyamuk

Musim penghujan sudah hampir berakhir. Nyamuk akan makin mengganas. Hati-hati, biasanya Demam Berdarah Dengeu (DBD) juga bersimaharajalela. Moms, tak usah khawatir. Ada cara mudah supaya Anda bisa melindungi keluarga dari ancaman DBD. Salah satunya dengan menanam berbagai tanaman antinyamuk. Ya, moms bisa membeli atau menanamnya sendiri.

Geranium
Mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan meletakkannya di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan. Lazim ditanam outdoor. Tumbuh merumpun, banyak anakan. Daunnya hijau, berbentuk menjangkar (menyerupai jangkar), tepi daun bergerigi. Batangnya banyak mengandung air. Lazimnya diperbanyak dengan menggunakan stek anakan.

Serai
Mengandung zat geraniol, metilheptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama adalah sitronelal. Zat sitronelal ini memiliki sifat racun kontak. Sebagai racun kontak, ia dapat menyebabkan kematian akibat kehilangan cairan secara terus-menerus sehingga tubuh nyamuk kekurangan cairan.

Membuat ekstrak serai wangi. Caranya, sediakan 1kg daun dan batang serai wangi, lalu cuci dan tiriskan sampai kering. Masukkan dalam blender lalu haluskan. Masukkan hasil blenderan ke dalam 250ml air, lantas rendam selama semalam. Setelah itu, saring dan masukkan ke dalam botol, lalu encerkan dengan aquades. Untuk menggunakannya, tuangkan ekstrak serai wangi ke dalam alat penyemprot, lalu semprotkan ke tempat di mana nyamuk-nyamuk bersembunyi.

Lavender
Bunganya berwarna ungu, harum, tidak disukai nyamuk. Gosok-gosokkan bunganya pada kulit. Perbanyakan dengan menyemai biji-biji yang tua dan sehat.

Zodia
Daunnya pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Berasal dari Papua. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung dalam tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi akan tercium saat tertiup angin. Orang Papua terbiasa menggosok kulitnya dengan dedaunan tertentu sebelum masuk ke hutan. Maksudnya agar terlindungi dari serangan serangga, khususnya nyamuk.

Rosemary
Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Gosok-gosokkan daunnya ke kulit kita. Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk. (Mom& Kiddie//ftr)

Sumber Lifestyle - OkeZone.com

1 comment:

Designed By Published.. Blogger Templates