Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Friday, April 11, 2008

Sukses SMK 2 Tarakan Meraih Sertifikat ISO. Dari 5.000 SMK Negeri Se-Indonesia, Baru 20 Sekolah Meraih ISO

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) 2 Tarakan yang sukses meraih sertifikat manajemen mutu, International Standart Organization (ISO) 9001 versi 2000 (9001:2000) tidak digapai dengan mudah. Namun, merupakan perjalanan yang panjang dan penuh keseriusan dari sekolah ini untuk meraih prestasi tersebut.

Sejak dimulai tahun 2006 lalu, sekolah kejuruan yang berorientasi keteknikan ini sudah memulai menyiapkan diri untuk mencoba menembus standar mutu yang menjadi patokan sistem manajemen kualitas. Menurut Noza Suharmaini, Sales Executive PT TUV NORD Indonesia yang menyerahkan sertifikat ini, untuk SMK 2 Tarakan, sudah melakukan persiapan sejak tahun 2006 lalu.

“Awalnya kami lakukan dahulu kelengkapan dokumen-dokumen yang kami perlukan sesuai standarisasi ISO 9001:2000. Setelah kami lihat lengkap, kamipun memulai berkoordinasi dengan pihak SMK 2 yang ingin menerapkan sistem ini sampai sejauhmana mereka menerapkannya,” kata Noza.

Noza menuturkan, sebelum tim auditor dari PT TUV NORD Indonesia melakukan pengerjaannya di bulan Desember 2007 lalu, terlebih dahulu SMKN 2 melakukan internal audit serta management review.

“Setelah itu baru auditor kami mengunjungi sekolah ini yang dilakukan pada Desember 2007 lalu, di mana hasil audit sekolah ini bagus. Setelah itu auditor kami merekomendasikan agar sekolah ini layak mendapat ISO 9001 versi 2000,” terangnya.

Dikatakannya lagi, untuk sekolah yang selevel dengan SMK di Indonesia ini, baru sekitar 20 sekolah dari 5.000-an SMK negeri yang ada.

Nah, untuk tingkatan grade pada standar ISO ini, dikatakan Noza, tidak menggunakan sistem seperti itu, “Tapi jika sekolah ini memang layak mendapatkannya atas temuan auditor kami, di mana mengaudit apakah sekolah ini menyimpang dari standar ISO atau tidak. Ternyata di SMK 2 ini tidak menyimpang dari standar ISO 9001:2000, jadi tidak ada nilai besarannya lagi,” jelas Noza.

Adapun standarisasi dari manajemen mutu ini, dikatakan Noza, meliputi kepuasan pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan, komitmen manajemen, sistem belajar mengajar, materi dan kurikulum, kompetensi guru yang sesuai, sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran serta lainnya.

Ditemui terpisah, Kepala Sekolah SMK 2 Tarakan Drs Sarmin yang ditemui Radar Tarakan mengatakan, dengan diraihnya sertifikat manajemen mutu ini, pihaknya akan semakin terbebani dalam menjalankan pengelolaan sekolah yang merupakan tuntutan dari ISO itu sendiri.

“Kami akan berupaya untuk memacu diri dalam peningkatan kinerja sekolah ini, meskipun beban yang akan dihadapi akan lebih berat dari sebelumnya,” kata Sarmin.

Lalu apakah tidak siap? Mendapat pertanyaan tersebut, Sarmin menapiknya. “Warga di sekolah kami harus siap dan tidak boleh mundur,” terangnya.

Dari perjalanan dalam meraih ISO ini, Sarmin menyebutkan ada 17 orang yang terbentuk dalam tim penyusun yang bekerja selama setahun dan didampingi oleh konsultan dari P4TK/VEDC Malang.

“Dengan kerja keras dan pengorbanan, akhirnya standarisasi kualitas bisa kami raih dan mensejajarkannya dengan perusahaan peraih ISO 9001:2000,” ujar Sarmin.(***)

Sumber: Radar Tarakan (29 Maret 2008)

1 comment:

  1. Untuk menggapai kesuksesan perlu usaha yang besar, tidak bisa didapat dengan santai-santai, karena sukses itu sebenarnya adalah hasil dari berkali-kali kita mencoba.

    ReplyDelete

Designed By Published.. Blogger Templates