Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Friday, April 18, 2008

Ganti dengan Gigi Palsu

KALAU sampai gigi kita tanggal, sebaiknya jangan dibiarkan ompong.

Usahakan untuk diisi dengan gigi palsu. Sebab, selain merusak penampilan, gigi ompong juga akan menyulitkan kita makan. Menurut drg Dewi Purwanti, gigi meskipun kecil tetapi mempunyai peran yang sangat besar. Gigi berfungsi untuk mengunyah, bicara, fungsi kecantikan dan kesehatan.

Coba bayangkan bila seseorang tertawa dan kelihatan tak ada giginya, tentu akan mempengaruhi penampilan dan rasa kepercayaan diri, betapa pun cantiknya dia.

Belum lagi kalau berbicara menjadi kurang jelas karena tidak mempunyai gigi depan sehingga sulit melafalkan huruf-huruf tertentu.

Untuk menggantikan gigi yang telah tanggal atau dicabut, dibuatlah gigi palsu atau gigi tiruan. Konstruksi gigi palsu yang permanen dan dapat dilepas.

Gigi palsu permanen biasanya hanya untuk beberapa gigi yang hilang dan diikatkan pada gigi-gigi yang membatasi daerah yang ompong. Sedangkan gigi palsu lepasan, dapat digunakan untuk mengganti sebagian gigi yang ompong atau seluruh gigi yang hilang.

Seiring perkembangan teknologi, sekarang ada penanaman gigi tiruan ke dalam gusi yang ompong atau yang disebut implant denture.

Mana yang lebih baik? Tentunya bergantung pada kondisi dan kebutuhan pasien. Dokter gigi akan merancang sesuai dengan kondisi topografi, kondisi kesehatan daerah mulut yang akan dipasangi gigi palsu, kekuatan gigi lain yang akan digunakan sebagai penyangga gigi palsu. Hal itu sebagai dasar pertimbangan pembuatan gigi palsu.

Dijelaskannya, gigi palsu lepasan adalah gigi tiruan yang dapat dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien. Gigi ini dirancang dapat menempel erat, tepat dan rapi di dalam mulut. Gigi palsu ini dapat berfungsi sebagai alat penguyah, alat bicara dan mempercantik diri seperti gigi asli.

Syarat utama gigi palsu sebagian lepasan harus dirancang dengan tepat sesuai dengan fungsinya dan memperhatikan kesehatan rongga mulut serta kesehatan tubuh pada umumnya.

Jika rancangan dan konstruksi gigi palsu sudah benar, tidak akan menyebabkan alergi atau kerusakan jaringan gigi serta tidak mudah lepas meskipun si pemakai sedang bersin, tertawa lebar, atau tersedak sekalipun.

Gigi palsu yang dirancang sembarangan dapat menyebabkan terganggunya fungsi kunyah, fungsi bicara, dan fungsi kecantikan, bahkan dapat membahayakan pemakainya, seperti tertelan dan alergi.

Satunya lagi gigi palsu permanen. Yakni gigi palsu yang disanggah oleh gigi sehat di kiri atau kanan gigi yang ompong dengan cara menyelubungi gigi sehat tersebut.

Akibatnya, gigi sehat sebelah kiri atau kanannya harus menanggung beban pengunyahan seluruh gigi yang digantikan gigi palsu tersebut.

Dengan konstruksi gigi palsu permanen yang tepat dan benar, rongga mulut akan tetap sehat, gigi tiruan tidak berbau dan perawatannya sangat praktis.

Disadur dari cantik.sayanginanda.com
Sumber : Banjarmasin Post Online

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates