Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Monday, September 10, 2007

Tumbuhan Ternyata Bisa Mendengar?

TIDAK hanya manusia dan hewan yang bisa membedakan suara, tumbuhan pun sepertinya bisa. Para peneliti Korea Selatan berhasil membuktikan bahwa gen tertentu pada tumbuhan sensitif terhadap perubahan suara. Seperti dipublikasikan NewScientist, temuan itu dilaporkan Mi Jeong Jeng dalam jurnal Molecular Breeding dari National Insitute of Agricultural Biotechnology di Suwon. Ia dan koleganya telah mencobanya pada tanaman padi dan berharap metode ini dapat digunakan para petani untuk merangsang pertumbuhan bunga atau buah.

Percobaan tersebut awalnya hanya hipotesis yang didasari analogi bahwa jika tumbuhan bereaksi terhadap cahaya dan sentuhan, terhadap suara juga. Didasari hal tersebut, Jeong menyemaikan padi di laboratorium dan memainkan 14 lagu klasik termasuk Moonlight Sonata dari Beethoven. Perkembangan padi dipantau tidak hanya secara visual namun juga reaksi gen-gennya. Hasilnya, musik tidak mempengaruhi sama sekali pertumbuhan padi. Namun, perubahan frekuensi terbukti mempengaruhi gen yang disebut rbcS dan Ald.

Gen-gen tersebut lebih aktif saat diberikan frekuensi 125 Hertz dan 250 Hertz, namun menjadi tidak aktif saat diberi frekeuensi 50 Hertz. Kedua jenis gen diketahui juga merespon perubahan cahaya, sehingga Jeong dan timnya mencobanya pada kegelapan. Terbukti, gen-gen tersebut tetap merespon perubahan suara.

Para peneliti menyatakan gen-gen ini mungkin suatu saat dapat dijadikan “saklar suara” untuk mengaktifkan atau menonaktifkan gen-gen lainnya yang mengendalikan pertumbuhan pada tanaman budidaya. Namun, temuan tersebut masih dipandang skeptis oleh sejumlah ilmuwan lainnya untuk dimafaatkan pada lahan pertanian. Dalam skala laboratorium mungkin terbukti, namun pada lahan sebenarnya sulit diterapkan karena angin seringkali mengganggu frekuensi suara.(kmp/jul)

Sumber: Radar Tarakan

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates