Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Monday, June 11, 2007

" Stoner Menjauh Lagi "

Menang di Sirkuit Favorit Rossi
BARCELONA - Casey Stoner mengerahkan segala cara membendung tekanan Valentino Rossi dalam Grand Prix Catalunya kemarin. Setelah 25 lap, Stoner akhirnya unggul tipis 0, 069 detik usai kejar-kejaran pada tujuh lap terakhir. Pembalap Ducati Marlboro itu meraih gelar keempatnya tahun ini sekaligus kembali menjauhi Rossi dalam klasemen sementara juara dunia MotoGP.

Jika pada seri sebelumnya di Mugello (Grand Prix Italia) selisih poin keduanya hanya sembilan, kini Stoner leading 14 (140-126). Kemenangan dan mental baja yang ditunjukkan Stoner di Catalunya jelas makin memberi tekanan pada Rossi. Apalagi, pemuda Australia berusia 21 tahun tersebut menang di sirkuit yang menjadi favorit Rossi.

"Sebuah hasil manis untuk kembali dalam persaingan. Apalagi, setelah kami tampil tidak dalam performa terbaik di Mugello," kata Stoner kepada BBC TV.

Kunci kemenangan Stoner adalah start yang bagus. Berada di posisi keempat, Stoner langsung merangsek ke urutan dua di belakang Dani Pedrosa sebelum tikungan pertama. Pada penghujung lap pertama, Stoner sudah berada di depan. Sementara, Rossi yang memulai balapan dari pole position melorot ke posisi keempat, di belakang John Hopkins.

Takut ketinggalan kereta di depan (Stoner-Pedrosa), Rossi segera menyalip Hopkins di lap ketiga. Tapi, pembalap berjuluk The Doctor itu harus menunggu hingga lap ke-11 untuk mendekatkan diri sekaligus mendahului Pedrosa. Posisi yang membuat Rossi bisa perang terbuka dengan Stoner.

Pada lap ke-18, Rossi kali pertama berada di depan setelah meng-over taking Stoner pada tikungan kelima. Namun, trek lurus membuat Yamaha M1 harus mengakui keunggulan power Ducati Desmosedici GP7. Hal itu terjadi hingga dua lap terakhir. Saat Rossi menyalip pada tikungan pertama sirkuit dan coba menjauh, lagi-lagi trek lurus menghukum juara dunia lima kali itu.

Kecepatan Ducati Desmosedici GP7 makin tak tersentuh kendati perlawanan terus diberikan Rossi hingga lap penghabisan. "Saya sangat menikmati duel dengan Casey (Stoner). Sebenarnya, ada banyak ruang untuk mendahului dia, tapi saya telah berusaha keras memaksimalkan kesempatan. Posisi kedua juga bukan akhir segalanya karena masih ada 11 seri berikut," ulas Rossi dalam jumpa pers usai lomba kepada Autosport.

Meski finis di posisi ketiga, Pedrosa mengecewakan harapan publik tuan rumah. Pembalap Repsol Honda itu gagal memberi gelar kepada fans Negeri Matador meski sempat melesat ke puncak saat start. "Target saya jelas lebih dari sekadar podium (juara, Red)," ungkap Pedrosa dengan mimik sedih.

Lomba berikut akan digelar di Donnington Park, Inggris, 24 Juni mendatang. Sirkuit ini termasuk favorit Rossi. Tapi, Stoner telanjur percaya diri lagi sehingga menuntut Rossi bekerja ekstrakeras lagi. Bagi penggemar MotoGP, siap-siap saja disuguhi duel lebih ketat dari kedua kandidat juara dunia 2007 itu. (dns)

Sumber JawaPos

1 comment:

  1. Rossi dikalahkan oleh motornya sendiri kl menurut saya

    ReplyDelete

Designed By Published.. Blogger Templates