Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Monday, June 11, 2007

Sebelum Nge-SEKS, Stop Merokok

Kanada, Rokok dapat menyebabkan kanker, sering dianggap sebagai ancaman 'biasa'. Tapi penelitian baru punya fakta lain. Bagi pria, rokok bisa membahayakan sperma dan merusak kualitas calon bayi.

Sekelompok peneliti asal Kanada melakukan penelitian terhadap masalah ini. Mereka melakukan uji coba kepada tikus yang punya susunan anatomi tubuh hampir menyerupai manusia. Demikian dilansir dari Health24, Jumat (8/6/2007).

Diperoleh hasil ternyata rokok berpotensi merubah rangkaian DNA dari sel sperma. Yang mana hasilnya berpotensial sekali menurun pada calon jabang bayi. Jadi, sebelum menjalankan program punya anak, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok jauh-jauh hari.

"Kami meneliti asal muasal mutasi pada pria, yaitu mutasi pada DNA sperma. Jika diturunkan, mutasi ini akan bertahan dan berkemungkinan merubah komposisi genetik keturunan," ujar Carole Yauk PhD penulis studi dan penelitian di Mutagenesis Section of Health Canada's Environmental and Occupational Toxicology Division.

Wanita hamil dilarang merokok, anjuran itu memang sudah lama diketahui banyak orang. Namun siapa sangka bahwa ternyata sang ayahlah yang lebih berpotensi menyakiti si jabang bayi.

"Kita semua tahu bahwa ibu yang merokok bisa menyakiti janinnya dan ini kami berikan bukti bahwa ayah juga berpotensial merusak keturunannya jauh sebelum ia bertemu dengan keturunannya," tambah Carole.

Pria, baik itu tikus atau manusia, secara langsung memberikan suplai sperma baru dari pembaharuan batang sel spermatogonial. Bagaimana jadinya jika kualitas sperma itu buruk?

Peneliti meneliti batang sel spermatogonial dari tikus dewasa yang telah dicekoki rokok selama 6 dan 12 minggu. Terbukti tikus yang merokok
memiliki proporsi sperma yang jauh lebih sedikit. Kualitasnya pun sudah tercemar karena tingkat darah mereka telah banyak diracuni rokok. Tentunya, lama merokok juga sangat mempengaruhi kerusakan gen yang akan diturunkan pada calon bayi nantinya.(fta/fta)

Oleh Yulia Dian - detikHot

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates