Kota Tarakan     Komunitas Blog Tarakan     LPSE Tarakan

Breaking News

Wednesday, May 30, 2007

Penari Jepang Ratu Sejagad

RIYO Mori (20), seorang penari dari Jepang yang mempunyai impian bahwa suatu hari bisa membuka sekolah tari Internasional, telah dianugerahi mahkota Miss Universe 2007 Senin malam kemarin. Rachel Smit, Miss Amerika, yang terpeleset dan jatuh ke lantai pada saat kompetisi gaun malam, menjadi juara runner-up nomor empat.
Wakil Indonesia, Putri Indonesia 2006 Agni Pratistha Kuswardono, tidak berhasil masuk peringkat 15 besar. Kegagalan Agni itu mengulang hasil yang diraih wakil Indonesia pada kontes sebelumnya, Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata.

Mori dengan gugup memegang tangan dari runner-up pertama, Natalia Guimaraes dari Brazil, sesaat sebelum nama pemenang diumumkan. Kemudian dia gemetaran dalam kekaguman ketika mahkota yang berhiaskan mutiara dan berlian tersebut ditaruh di atas kepalanya. Mori berasal dari kota kecil di Shizuoka yang juga merupakan tempat Gunung Fuji berada, mendapatkan dukungan penuh sorak-sorai dari penonton di Mexico City ketika dia memulai interview-nya, dengan menyapa ’’Hola Meksiko!’’

’’Saya belajar bagaimana untuk selalu bahagia, sabar dan berpikir positif, dan inilah yang ingin saya ajarkan pada generasi mendatang,” ujarnya pada saat kompetisi interview. Putri dari seorang operator sekolah tari, Mori mengatakan bahwa neneknya pernah mengatakan pada saat dia masih kecil bahwa dia ingin dirinya bisa menjadi Miss Jepang sebelum dia berumur 20 tahun. ’’Sejak awal, saya mengikuti kompetisi ini dengan harapan yang tinggi dan tetap berpegang teguh untuk membuat impian saya menjadi kenyataan,” katanya pada saat interview pre-competion.

Mori adalah wanita Jepang kedua yang berhasil memenangkan gelar Miss Universe, setelah Akiko Kojima pada tahun 1959. Dan merupakan kemenangan Jepang kembali sejak 48 tahun yang lalu. Selain menjadi Miss Universe 2007, serta pemenang kontes swimsuit, Miss Jepang juga dijuluki sebagai orang yang paling fashionable.

Mori yang merupakan pemenang Miss Universe ke-56 mendapatkan 250.000 dolar AS dalam bentuk mahkota bertahtakan berlian dan mutiara yang diserahkan oleh pemenang tahun lalu Zuleyka Rivera dari Puerto Rico. Yang juga berada di posisi lima besar, yaitu runner-up kedua Ly Jonaitis dari Venezuela dan runner-up ketiga Honey Lee dari Korea. Para pemenang mendapatkan hadiah wisata selama setahun sesuai kepentingan sponsor amal dan kecantikan. Miss Filipina Anna Theresia Licaros mendapat penghargaan sebagai Miss Fotogenik untuk 3 tahun berturut-turut, sementara Miss Tiongkok Ning Ning Zhang mendapatkan penghargaan sebagai Miss Congeniality

Kontestan yang masuk 15 besar dari 77 kontestan diumumkan pada pertunjukan Senin pagi. Mereka telah dipilih minggu lalu pada saat penjurian preliminary, yaitu berdasarkan kontes swimsuit, gaun malam dan kategori interview, tapi nama-nama mereka belum diumumkan sampai Senin, untuk memberi kesempatan pada ke-77 orang kontestan tersebut memperkenalkan diri di depan penonton televisi. Yang masuk dalam 15 besar antara lain: Riyo Mori dari Jepang, Natalia Guimaraes dari Brazil, Ly Jonaitis dari Venezuela, Honey Lee dari Korea, Rachel Smit dari Amerika, Flaviana Matata dari Tanzania, Micaela Reis dari Angola, Rosa Maria Ojeda dari Meksiko, Puja Gupta dari India, Xiomara Blandino dari Niocaragua, Tjasa Kokalj dari Slovania, Lucie Hadasova dari Republik Czech, Zaklina Sojic dari Denmark, Farung Yuthithum dari Thailand dan Lyudmilla Bikmullina dari Ukraina

Dengan cepat ke-15 besar orang kontestan telah diseleksi, mereka masuk melintasi panggung dengan memakai bikini bermotifkan binatang untuk kompetisi swimsuit dengan diiringi musik dari grup pop Meksiko RBD. Setelah kompetisi gaun malam, lima kontestan dieliminasi, dan para juri memilih para pemenang dari lima orang yang tersisa.

Yang hilang dari kompetisi tahun ini adalah Miss Sweden, yang negaranya adalah satu dari sedikit negara yang bisa memenangkan mahkota sebanyak tiga kali. Isabel Lestapier Minqvist (20), keluar karena banyaknya orang Swedia yang mengatakan bahwa kompetisi tersebut tidak mempresentasikan wanita modern.

Satu jam sebelum kontes kecantikan tersebut dimulai, puluhan demonstran sempat melakukan aksi protes mereka di pusat kota Mexico City. (jpnn)

Dikutip dari batampos.co.id

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates